oleh

Ali Hanafiah: HUT Banten ke-18, Jangan Ada Perbedaan Soal KNPI

-Banten, Serang-136 views

SUARABANTEN.ID –Beberapa capaian pembangunan, di usia Delapan belas tahun Banten menjadi provinsi, tentunya harus disykuri. Namun, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus terus dikerjakan untuk mencapai cita-cita pembentukan Provinsi Banten itu sendiri.

Demikian dikemukakan Ketua DPD KNPI BantenM Ali Hanfiah, melalui rilis yang diterima media ini, Jum’at (05/10).

Salah satu PR, dari sekian PR yang masih harus dikerjakan, kata Ali, diantaranya maksimalisasi pembangunan kepmudaan,khususny yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan terhimpun dalam wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Tentunya, diluar KNPI banyak potensi pemuda yang terhimpun dalam organisasi-organisasi bersifat regional maupun lokal.

“Pengembangan dan pembinaan kepemudaan KNPI harus menjadi sebuah renungan, dan harus menjadi tekad para pegambil kebijakan di Provinsi Banten,” ujar Ali

Dikatakan Ali, KNPI merupakan wadah berhimpunnya OKP dan bersifat nasional. KNPI merupakan asset bangsa yang harus terus dikembangkan dan diberdayakan. Sebuah keniscayaan, bila Pemerintah Provinsi Banten memaksimalkan pembangunan pemuda KNPI, dengan tidak meninggalkan organisasi pemuda yang berskala regional maupun lokal.

“Saya kira,sebuah keharusan di usia 18 Tahun Provinsi Banten, ada itikad baik dari kalangan pengambil kebijakan di legislatif dan eksekutif Provinsi Banten, untuk kembali konsen dalam pembinaan kepemudaan,” kata pria, yang pernah mengenyam pendidikan di Akademi Maritim Cirebon.

Menyoal dinamika yang berkembang, utamanya soal isu dualism KNPI, Ali mengatakan, sebetulnya tidak ada dualisme. Kenapa, karena dari awal dirinya menjabat Ketua KNPI Banten merupakan turunan dari DPP KNPI yang diketahui Fahd A Rafiq.

“Kalaupun ada KNPI lain, itu bukan urusan kami. DPD KNPI Banten yang saya pimpin merupakan kepanjangan dari DPP yang sah secara hukum,” katanya.

Makanya, lanjut Ali, tidak alasan sebetulnya bagi Pemprov Banten untuk melakukan perbedaan dalam pelayanan pembangunan kepemudaan.

Ali juga mengatakan, bila tidak ada perubahan Oktober ini bakal digelar kongres Pemuda KNPI di Aceh. Ini merupakan langkah positif dalam mengakhiri,, dikotomi KNPI di negeri ini. “Mudah-mudahan hasil kongres Aceh nanti, menjadi acuan bersama dalam membangun potensi pemuda,khususnya di Provinsi Banten,” pungkasnya. (kohar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed